FAQ About Tata Tertib Kelas

Tata Tertib Kelas
one year ago | novita

Mengapa ada Tata Tertib Kelas dan penting untuk mengikuti aturan? ?

Secara umum, aturan diciptakan untuk menjaga ketertiban dan menjamin keselamatan dan kesejahteraan anggota kelas secara keseluruhan. Mengikuti aturan dapat membantu mencegah chaos dan mendorong keadilan dan keadilan. Tata tertib menuangkan jelas implikasi etis dari tindakan seseorang. Dengan demikian, manfaat potensial lebih besar daripada risikonya.


Image from FAQAbout uploaded by user to text editor.

Image from FAQAbout uploaded by user to text editor.



Image from FAQAbout uploaded by user to text editor.


In the beginning of time, during the “Big Bang”, everything was almost perfectly ordered.

Alam semesta tentu mempunyai keteraturan. Jika segala sesuatunya acak, maka tidak akan ada keteraturan (regularity) atau struktur (structure) apa pun, dan tidak akan ada alam semesta yang seperti itu. Faktanya, alam semesta dapat didefinisikan sebagai keteraturan. Inilah sebabnya orang Yunani menyebutnya "cosmos" (kosmos) yang artinya keteraturan.

Because of our laws of nature, this is steadily changing into becoming more and more disordered. Interestingly, the most complex state is right in the middle of that.

Kompleksitas diperlukan untuk fenomena kehidupan. Demikianlah perbandingannya dengan aliran yang terjadi di dalam segelas kopi dan susu.




Tata Tertib Kelas
one year ago | novita

Apa jadinya apabila Saya menyontek ? Meniru hasil karya orang lain tanpa Izin, atau melakukan tindakan plagiat dalam Dunia Akademik ?


Ibu hanya ingin mengingatkan bahwa jika kita dengan sengaja menyebarluaskan hasil karya orang lain tanpa izin, di akhirat kelak, kepada Allah, orang lain tersebut akan meminta:

  1. Sebagian dosa mereka pindah ke kita
  2. Sebagian pahala kita, dihibahkan ke mereka

Nilai Originalitas serta Integritas dirilah yang seharusnya dituangkan pada hasil/output pekerjaan masing-masing. Hal ini terkait personal credibility, atau kualitas kredibilitas diri yaitu kualitas kalian yang diyakini atau diterima sebagai sesuatu yang benar (truthfull), nyata (real), atau jujur. Kredibilitas pribadi adalah tentang nilai-nilai kepercayaan, rasa hormat, dan dapat dipercaya. Kredibilitas seorang leader biasanya didefinisikan dalam tingkat kepercayaan, keyakinan, dan penerimaan anggota terhadap pemimpin tersebut.

Selain daripada itu, tindakan lain dianggap tidak etis oleh karena tiga alasan: Pertama, tidak etis karena merupakan bentuk pencurian. Dengan mengambil ide dan perkataan orang lain dan berpura-pura bahwa itu adalah milik Anda, Anda mencuri kekayaan intelektual orang lain. Kedua, tidak etis karena si penjiplak kemudian mendapat keuntungan dari pencurian tersebut.

Mari kita sama-sama belajar menghargai karya orang lain dan sekaligus menjalankan praktek/aktivitas serta hasil yang lebih berkah.

Tata Tertib Kelas
one year ago | novita

Bagaimana cara saya menjadi Class Ambassador ?

Unjuk tangan untuk terlebih dahulu memperkenalkan diri.

Calon CA dapat mengajukan permohonan untuk memperkenalkan diri melalui pembacaan tulisan esai yang telah ia tulis terlebih dahulu. Esai diri dapat meng-showcase (atau meng-highlight) kegiatan lampau atau yang sedang on-going yang mendukung inisiatif nasional yang luas, seperti dukungan untuk integrasi ekonomi regional, perluasan kerja sama pemuda, promosi peluang bagi perempuan, dan mengatasi tantangan internasional. Bidang studi dapat mencakup tetapi tidak terbatas pada Pendidikan, Integrasi Pasar Keuangan, Perbankan, Asuransi dan Teknologi, Ilmu Informasi, Jurnalisme, Administrasi Publik, dan Perdagangan dan Investasi.

Program dan topik ini harus mencerminkan bidang prioritas Sekretariat WB Academy dan misinya untuk mencerahkan pemuda secara berkelanjutan ('To Enlighten Youth Sustainably') dan juga dapat mencerminkan prioritas serta relevansi dengan program prioritas nasional dan kebutuhan pendidikan tinggi (Tridarma PT) dalam negeri. Kegiatan/Proyek yang cakupannya regional dan/atau memiliki implikasi yang jelas untuk seluruh wilayah Kalsel akan diprioritaskan untuk dapat diusung menjadi CA.


Tata Tertib Kelas
one year ago | novita

Apa saja cara efektif untuk menangani Mahasiswa yang mengajukan pertanyaan yang sepatutnya di kelas dan mengganggu (disrupt) lingkungan belajar orang lain?

Jika tanpa disadari, namun jika kita telah mengajukan pertanyaan yang sangat tidak pantas kepada Dosen untuk mendapatkan pujian dari teman-teman (kudos!) atau untuk mencoba mengejutkan (shock therapy, mungkin ?) yang merupakan bentuk perolehan kekuasaan (display of power aka influence). Sering kali ibu akan melemparkan pertanyaan kembali kepada mereka atau memberi tahu bahwa jika mereka benar-benar tertarik, mereka dapat menemui di jam kantor (office hours) di kampus dan ibu tentu akan membahasnya dengan mereka.

Misal, dapat menjadi suatu kasus dimana Mahasiswa mengajukan pertanyaan hanya demi didengar (ikut serta dalam kelas) dapat mengganggu dosen dan mahasiswa lain di kelas. Mengajukan pertanyaan yang tidak penting, menentang pendapat dosen hanya untuk berdebat, atau mengajukan pertanyaan yang jawabannya dapat ditemukan dengan sangat mudah melalui pencarian Google hanya akan membuang-buang waktu semua orang. Mungkin tidak apa-apa untuk melakukan ini sesekali, tetapi menurut pengalaman Ibu, ada mahasiswa yang terbiasa melakukan ini, akan terbiasa mengganggu kelas secara keseluruhan.


Tata Tertib Kelas
one year ago | novita

Contoh Mahasiswa Teladan ? Seperti apa ekspektasinya. Dan sebaliknya ?

Cth Mahasiswa Top-Tier :

Pertanyaan yang berasal dari mahasiswa top-tier jenisnya pertanyaan yang adaptif, dilontarkan terutama oleh karena niat baik, serta memberikan kontribusi pada kelas dengan pertanyaan tersebut. Mahasiswa seperti ini, biasanya mencoba memahami bagian dari instruksi dengan jelas dan detil, serta yang memiliki pertanyaan yang berhubungan dengan tugas pada subjek, dan berkontribusi pada instruksi Dosen. Mahasiswa seperti ini dapat menjawab secara spontan dalam sesi diskusi atau simply says great statements and/or questions.

Cth Mahasiswa Low-Tier:

Disfunctional students and are hard to miss. Many, whose questions are not contributing to your instruction or class or who have poor intentions. That they just want to pull attention away from your instruction to themselves, and disrupt the effectiveness of your instruction and steal and waste everyone’s time. Although its often difficult, but plays key solution is , address the dysfunction one student at a time

The key to effective teaching is for me to bark then bite. Warn then follow up with a consequence that has been clearly explained, then go about my instruction. Take as much time as you need to gain control of your teaching environment because setting the stage for learning is the foundation of effective teaching. karena sebagai pengajar, tentu kita menyadari bahw 'No one respects a teacher who does not create an effective environment for learning due to dysfunctional behavior least of all the students who are causing the behavior.'

Tata Tertib Kelas
one year ago | novita

Apa yang bisa ibu dilakukan agar semua entitas pembelajaran mentaati kegiatan proses belajar mengajar di kelas?

Berikut beberapa strategi yang ibu usung untuk membantu Mahasiswa lebih terlibat dan tertarik dalam proses belajar mengajar di kelas:

  1. Menggunakan teknik pembelajaran aktif: Melibatkan kalian secara aktif melalui berbagai aktivitas seperti diskusi kelompok, latihan pemecahan masalah, studi kasus, atau eksperimen langsung. Hal ini diharapkan dapat mendorong kalian untuk berpartisipasi dan menerapkan konsep yang mereka pelajari. 
  2. Gunakan multimedia dan teknologi: Manfaatkan sumber daya multimedia seperti video, animasi, atau simulasi interaktif untuk membuat pelajaran lebih menarik secara visual dan sesuai dengan gaya belajar siswa yang beragam. Hubungkan konten dengan skenario dunia nyata: Hubungkan materi akademis dengan aplikasi dan contoh praktis di dunia nyata yang dapat dipahami siswa. Hal ini membantu mereka memahami relevansi dan signifikansi dari apa yang mereka pelajari. 
  3. Hubungkan konten dengan skenario dunia nyata: Hubungkan materi akademis dengan aplikasi dan contoh praktis di dunia nyata yang dapat dipahami siswa. Hal ini membantu mereka memahami relevansi dan signifikansi dari apa yang mereka pelajari. 
  4. Dorong pembelajaran kolaboratif: Dorong siswa untuk bekerja berpasangan atau dalam kelompok kecil untuk mengerjakan tugas dan proyek. Hal ini mendorong interaksi antarteman, berbagi pengetahuan, dan lingkungan kelas yang lebih dinamis. 
  5. Mendorong berbagai sesi pertanyaan dan diskusi: Ciptakan suasana kelas yang terbuka dan mendukung di mana siswa merasa nyaman mengajukan pertanyaan, mengungkapkan pandangan mereka, dan terlibat dalam diskusi yang bermakna seputar konten kursus.
  6. Berikan umpan balik yang tepat waktu dan membangun: Berikan siswa umpan balik secara berkala tentang kemajuan dan kinerja mereka, dengan menyoroti kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan. Ini membantu mereka tetap termotivasi dan terlibat. 
  7. Variasikan metode pengajaran: Gunakan campuran pendekatan pengajaran, seperti ceramah, demonstrasi, aktivitas langsung, dan pembelajaran mandiri, untuk memenuhi preferensi pembelajaran yang berbeda dan mempertahankan minat siswa.
  8. Variasikan metode pengajaran: Gunakan campuran pendekatan pengajaran, seperti ceramah, demonstrasi, aktivitas langsung, dan pembelajaran mandiri, untuk memenuhi preferensi pembelajaran yang berbeda dan mempertahankan minat siswa.
  9. Mengembangkan lingkungan kelas yang positif dan inklusif: Mempromosikan budaya kelas yang mendukung dan inklusif di mana siswa merasa dihormati, dihargai dan semua entitas diakui kesetaraannya.

Boleh dibantu, penerapan strategi kombinasi apa lagi kira-kira yang dapat membantu menciptakan proses belajar mengajar kita yang lebih menarik dan interaktif yang menarik perhatian kalian dan mendorong keterlibatan aktif di kelas ?

Tata Tertib Kelas
one year ago | novita

Gen Z & Tipical mereka dalam pembelajaran. Menurut kalian ? Betul/tidak ?

Hampir semua orang termasuk remaja hingga Mahasiswa tingkat akhir pada dasarnya memiliki rasa ingin tahu dan tertarik pada banyak hal. Mereka juga ingin diterima, mereka ingin merasa nyaman dengan diri mereka sendiri dan mereka suka melakukan banyak hal yang dapat membantu mereka belajar. Tugas ibu didepan kelas adalah menghilangkan hambatan yang mungkin mereka hadapi dalam belajar, menemukan cara agar minat mereka dan kurikulum sesuai, dan memilih dengan bijak apa yang harus dilakukan terhadap setiap kelompok dan individu.

Motivasi dasar batin manusia didasarkan pada otonomi, kebutuhan untuk menjadi lebih baik dalam sesuatu yang kalian rasa dapat kalian capai dan perasaan memiliki dan diakui, seperti yang ditunjukkan oleh Deci dan Ryan. Ada baiknya juga untuk merasakan integritas dan kendali serta melakukan hal-hal yang sesuai dengan nilai moral kita, yang tentunya berpakem kepada ajaran Agama. Seorang pendidik dapat menggunakan motivasi ini sebagai alat yang ampuh untuk belajar. Ketika Mahasiswa merasa kebutuhannya yang sebenarnya terpenuhi di kelas, ibu harap mereka akan bekerja dengan penuh semangat.

Salah satu cara untuk mengacaukan hal ini adalah dengan membuat pembelajaran menjadi terlalu kompetitif dan dimotivasi oleh ketakutan tidak mendapatkan kehidupan yang baik tanpa belajar. Siswa yang stres tentu tidak akan berprestasi baik. Perasaan gembira, aman, dan gembira tentang pertumbuhan pribadi bekerja lebih baik. Help me, help you.

Saat ini kita hidup di zaman yang penuh informasi, masa kini Mahasiswa tahu banyak. Dengan mengapresiasi pengetahuannya, dengan rasa ingin tahunya terhadap hal-hal yang penting bagi mereka (seperti permainan yang mereka mainkan, podcast yang mereka dengarkan, meme yang membuat mereka merasa bahagia saat sedang tidak bisa tidur, hobi dan minat khusus mereka, kekhawatiran atau pertanyaan) ibu berharap dapat menjadi seorang pendidik yang membuat kalian merasa pelajaran menjadi lebih relevan dan menarik.

Tata Tertib Kelas
11 months ago | novita

Bagaimana cara menyesuaikan template class reminder untuk Dosen ?

Sebelumnya,

Assalamu'alaikum, ibu


Mohon maaf sebelumnya mengganggu waktu Ibu🙏🏻

Perkenalkan ulun atas

Nama : Saffinaxx Nxxx

NIM : 240xxxxxxx

Prodi : Perbankan Syariah, angkatan 20, lokal x


Izin mengingatkan, untuk pagi ini ada mata kuliah pian yaitu matematika ekonomi dan bisnis pada jam 10.30 WITA digedung PSB ruang UMUM 1.2.


Terimakasih Ibu, 

Wassalamu'alaikum wr.wb


Diganti menjadi,



Assalamu'alaikum, ibu

Mohon maaf sebelumnya mengganggu waktu ibu 🙏🏻

Perkenalkan ulun atas

Nama : Saffinaxx Nxxx

sebagai PJ kelas PS24x, mohon izin untuk mengingatkan ibu, bahwasanya pagi ini ada mata kuliah ibu Pertemuan ke -xx Matematika Ekonomi & Bisnis II pada jam 11.00 WITA digedung PSB ruang UMUM 1.2.

Pertemuan Terakhir : Fungsi Linear Lanjutan (Part - II), Gradien Garis, Penerapan Ekonomi dan Matematika pada Bidang Usaha, Perhit. Laba Perusahaan Penjualan, Baris dan Deret

Pertemuan Depan : Pembahasan soal dan jawaban UTS, Nilai Kelas, Pembagian Doorprize, Buku Ajar,

Terimakasih Ibu, 

Wassalamu'alaikum wr.wb


Tata Tertib Kelas
9 months ago | novita

Bagaimana seandainya saya tidak bisa memenuhi kewajiban untuk berhadir dalam Kegiatan Pembelajaran? Alias absen kelas

Sertakan surat keterangan tertulis menyatakan jenis penyakit, dilampirkan tanggal tidak berhadir serta bubuhkan tanda tangan di bawah. Sampaikan kepada PJ / Ketua / Komunikator Lampirkan surat keterangan medis/surat Dokter jika perlu. Pastikan tidak 2x minggu berturut-turut.

Tata Tertib Kelas
7 days ago | novita

Catatan Diskusi FORMULASI IDE, REFERENSI AWAL, DAN PEMBUATAN JUDUL SKRIPSI MAHASISWA METPEN/SEMPEN*

*Via Pertemuan Tatap Muka/VC/On call

Opening 

Berikut catatan diskusi terkait formulasi judul dengan Dosen PA (untuk konsumsi pembimbingan ONLY) 

Perlu dipahami bahwa membuatkan judul penelitian bukan tugas ibu sebagai Dosen PA maupun Dosen Pembimbing Skripsi. Proses menemukan masalah penelitian adalah bagian dari pembelajaran di mata kuliah Metodologi Penelitian. Namun ini kita akomodir, untuk memenuhi ketentuan/regulasi/kebijakan Prodi.

“As your Academic Advisor, my role is to guide your academic trajectory. For developing research topics, the appropriate starting point is the Research Methodology course. Once you have preliminary ideas or have completed the course requirements, I will gladly discuss how the topic fits your study plan.”


2. Logical Academic Flow

Alur pelatihan penelitian normal (research training pipeline) pada umumnya berupa :

1️⃣ Mata kuliah (Coursework)

2️⃣ Pelatihan metodologi penelitian (Research methodology training)

3️⃣ Perumusan topik (Topic formulation)

4️⃣ Seminar proposal

5️⃣ Penugasan pembimbing (Supervisor assignment) dipilih oleh Prodi saat pengajuan judul menuju Sidang Sempro.

Sehingga, telah kita sepakati bersama bahwa apabila mahasiswa datang ke Penasihat Akademik tanpa memiliki gagasan apa pun, proses akademik akan menjadi terbalik (reversed process) sehingga tidak ideal.

Seringkali yang terjadi adalah seperti ini : 

“Bu, handak betamu konsul judul” = “Belum ada bayangan sama sekali bu,. Mohon dibimbing, dan kita coret-coret draft bersama, idealnya ibu nanti yang memilihkan judul bagi saya.”

Lalu, bagaimana kita menanggulangi dan mencari solusinya bersama-sama? 1 hal yang pasti bahwasanya hanya dosen yang memberi tugas lah, yang berhak memberikan evaluasi atas output Mahasiswa yang diampunya pada kelas tersebut.  


Lantas apa tidak boleh konsul ? Boleh ! Asal mengikuti pra-syarat yang ibu tentukan dibawah. Ini terkait keseriusan, kemantapan, dan kematangan kalian untuk memang dapat membuat ibu menyisihkan waktu, sehingga sesi konsultasi ini menjadi produktif, melatih cara berpikir penelitian, dan tentunya menghargai waktu kedua belah pihak.

Apabila persiapan tersebut belum ada, maka mahasiswa diminta untuk mempersiapkan terlebih dahulu melalui eksplorasi literatur sebelum melakukan konsultasi. Hal ini silakan dipersiapkan terlebih dahulu, setelah ada beberapa ide gap riset dan referensi awal maka kemudian tentulah kita dapat mendiskusikannya bersama. Hal ini bertujuan agar proses konsultasi dapat berjalan lebih produktif, terarah, dan memberikan manfaat maksimal bagi mahasiswa.

Selain itu, proses menemukan topik penelitian ini menurut Ibu, merupakan bagian penting dalam melatih kemandirian berpikir dan kemampuan identifikasi masalah penelitian.


2. Perbedaan Peran Institusi (Different Institutional Roles)

Sebelumnya, mohon agar dapat dipahami terlebih dahulu, perbedaan role dan peran dalam sistem akademik secara umum, sebagai berikut :

Dalam sistem akademik, terdapat tiga peran yang secara struktural berbeda; the following three roles are structurally different:

1️⃣ Academic Advisor (PA)

Dosen Penasehat Akademik

Main function:

• academic planning

• course progress monitoring

• credit planning

• graduation pathway

NOT responsible for atau tidak berwenang untuk :

• designing research topics

• developing thesis proposals.

2️⃣ Research Methodology Lecturer (Dosen Metpen)

Metodologi Penelitian

Main function:

• teach how research is designed

• train students to identify research problems

• guide initial topic formulation

Sehingga, eksplorasi ide tahap awal termasuk di sini atau yang kita sebut sebagai early-stage idea exploration. Bagaimana kah ibu membantu membuat judul jika topik kalian saja kalian tidak tahu ? atau belum brainstorming ?

________________________________________

3️⃣ Thesis Supervisor (Pembimbing Skripsi)

Dimulai sesaat sebelum/semenjak pelaksanaan Sempro. Kebanyakan mahasiswa menyerahkan berkas prep-awal berupa Draft Proposal Skripsi disertai bab 1-3 (sekali lagi, draft dan bukan naskah fix/final) namun tidak menutup kemungkinan, tidak banyak yang dikoreksi dari draft proposal yang bagus yang diperoleh Mahasiswa setelah menyelesaikan Mata Kuliah Metpen.

Role/atau peran ini dimulai saat :

1. topic telah teridentifikasi

2. proposal telah selesai di draft, atau minimal paham struktur proposal riset namun minta bimbingan soal pemilihan grand teori di Bab II (misalnya)

3. proposal seminar (opsional) telah terskedul.

Sebelum tahapan itu, belum ada tanggung jawab pengawasan formal setau Ibu. CMIIW.


Melihat berbagai peranan dan tahapan proses diatas, maka :

“Penentuan masalah penelitian sebenarnya bagian dari proses pembelajaran di mata kuliah Metodologi Penelitian. Setelah mahasiswa memiliki gambaran awal, baru Penasehat Akademik dapat membantu mengarahkan.” dan case di Ibu, ini akan kita liput sebagai bagian dari 1x bimbingan yang akan masuk di catatan bimbingan skripsi nantinya. Sehingga kita tau sejarah awal, formulasi ide, penentuan riset gap, berdasarkan bacaan/literatur/observasi yang dipilih hingga penetuan kata kunci (keywords), yang kemudian membentuk daripada judul keseluruhan skripsi yang nantinya akan kita usulkan/propose bersama ke depan Dewan Penguji dalam sidang Sempro di Fakultas. 

Jadi, ibu akan membutuhkan kepastian ini terlebih dahulu Ibu ingin kalian bertanya terlebih dahulu dengan diri sendiri, “Apa lagi kira-kira yang bisa aku lakukan sebelum mengajak Ibu untuk formulasi dan mengembangkan ini bersama?” 


 Mengapa Mahasiswa perlu datang dengan persiapan sebelum melakukan konsultasi tatap muka yang telah dijadwalkan sebelumnya dengan Ibu sebagai pembimbing.

Pertama, mahasiswa perlu memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan judul penelitian yang dipilih dengan baik. Ini bukan sesuatu yang akan Ibu ajarkan dari nol pada tahap konsultasi. Mahasiswa diharapkan sudah melakukan proses berpikir awal secara mandiri sebelum datang berdiskusi.

Kedua, judul penelitian seharusnya diturunkan secara logis dari bidang studi yang kalian ambil. Dari jurusan tersebut, kalian perlu menentukan scope dan fokus penelitian yang lebih spesifik. Setelah itu, kalian perlu merumuskan pertanyaan penelitian menggunakan pendekatan 5W + 1H (what, why, who, where, when, dan how). Dari pertanyaan penelitian (rumusan masalah) inilah kemudian diturunkan metodologi penelitian yang sesuai. Penentuan dan pemahaman metodologi penelitian merupakan bagian dari pembelajaran dalam mata kuliah Metodologi Penelitian, sehingga hal tersebut menjadi tugas utama dosen pengampu mata kuliah tersebut.


Ketiga, ide penelitian tidak boleh datang dalam kondisi mentah, apalagi masih sebatas “di kepala” (ini seringkali kejadian di Ibu, sebagaimana cerita teman kalian satu grup) makanya ibu seringkali menerima ajakan untuk Konsul secara Kolektif, dibandingkan Individual dalam kasus dan tahapan ini sehingga ibu tidak perlu menjelaskan secara berulang (innefective). Mahasiswa diharapkan sudah menyiapkan minimal tiga alternatif topik penelitian yang masih berada dalam bidang keilmuan yang relevan dengan program studi yang diambil. You must know this, beforehand. 

Keempat, apabila kalian mempertimbangkan untuk memilih Ibu sebagai pembimbing, maka perlu dipahami bahwa hal tersebut juga berarti mengikuti kesesuaian dengan bidang keilmuan Ibu. Bidang tersebut berada dalam rumpun ilmu ekonomi, dengan beberapa fokus seperti Sustainable/Green/Natural Resources Economics, Behavioural Economics, Digital/Organizational Behaviour, Macro & Banking, serta Financial Economics (FI Econ). Sehingga, unfortunately (sangat disayangkan), mohon maaf jika ada istilah pada bidang tersebut masih belum dipahami, perlu disadari bahwa pada tahap ini tidak ada kewajiban bagi Ibu untuk menjelaskannya dari awal. Harap dapat aktif membekali pengetahuan tentang hal ini sehingga komunikasi kita menjadi lancar selama penelitian berlangsung.

Selain itu, apabila kalian memilih Ibu sebagai pembimbing, maka secara ideal kalian juga sudah atau minimal pernah mempelajari sebagian publikasi akademik Ibu, baik berupa artikel jurnal, artikel konferensi, book chapter, buku ajar, maupun referensi akademik lainnya. Hal ini penting agar kalian dapat memastikan bahwa topik penelitian yang ingin dikembangkan bersama memang sejalan dengan bidang riset dan rumpun keilmuan Ibu, sehingga proses penulisan dan pengembangan penelitian dapat berjalan secara efektif dengan pendampingan yang tepat.

Hal lain yang juga kita perlu ketahui bersama adalah bahwa penentuan dosen pembimbing skripsi pada akhirnya merupakan kewenangan Jurusan atau Program Studi. Ibu pernah menjadi bagian dari Operator yang menerima usulan untuk pelaksanaan Seminar Proposal yang masuk, dan turut menyaring judul-judul yang diusulkan ke Fakultas. Sehingga ibu tau, akan ada penyaringan Judul dan Tahapan/Proses Matching Proposed Title dengan Dosen dengan jejak rekam publikasi/riset yang sesuai. 

Artinya, jikapun kita sudah selesai melakukan formulasi judul bersama, bahkan sampai mulai menyusun beberapa bagian proposal dan mengembangkan daftar isi bersama, ini semua masih rentan akan perubahan. Dosen pembimbing skripsi yang ditetapkan nanti bisa jadi berlainan, dan menjadikan judul yang sudah set, menjadi void dan membuat kalian diharuskan mengulang from scratch formulasi judul yang baru. Bahkan pada tahap seminar proposal (sempro) masih memungkinkan untuk terjadi perubahan judul, apalagi (ibu rasa) jika proses tersebut dilakukan terlalu dini sebelum pembimbing resmi ditetapkan.

Berdasarkan poin-poin yang diatas maka Ibu rasa perlu ibu sampaikan, bahwa kalian sebenarnya bisa melewati tahap pembuatan judul tanpa perlu berkonsultasi dengan Ibu sebagai PA. Ini opsional/merupakan himbauan. Bagus jika dilakukan, dan tidak ada penalty jika tidak. CMIIW. Pada tahap awal, yang lebih relevan bagi kalian adalah berdiskusi dengan Dosen Penasehat Akademik (PA) yakni Ibu bagaimana caranya dapat mengikuti arahan dari dosen pengampu mata kuliah termasuk Matkul Metodologi Penelitian dengan baik. 

Kalian boleh berkonsultasi dengan ibu terkait progress matkul kalian, perihal perencanaan akademik lainnya, tahapan yang ditempuh seorang kandidat sarjana untuk dapat wisuda, misalnya. Namun ibu tidak tidak berwenang untuk : memilihkan topik untuk kalian, menurunkan judul dari sana sampai pengembangan proposal skripsi hingga ibu ditetapkan sebagai Dosen Pembimbing Skripsi kalian. (Ada beberapa kolega di RJ, yang mem-backing ibu untuk statement ini, berkaca pada seberapa banyak Mahasiswa yang datang un-prep minta konsul judul yang bahkan mereka sendiri pun belum ada bayangan, dan menemui ibu disana) Apakah ini bagian dari budaya ? Mari kita bahas lain waktu, 

Karena itu, mari kita menghindari situasi di mana kita hanya mendengar apa yang ingin kita dengar, lalu mengambil keputusan atau melakukan sesuatu berdasarkan interpretasi masing-masing tanpa melalui proses akademik yang semestinya.

“Jika Pembimbing Akademik menghasilkan topik apalagi penetapan judul penelitian bagi mahasiswa bimbingannya, hal itu akan menciptakan beban bimbingan yang tidak berkelanjutan dan mengurangi tujuan pedagogis dari mata kuliah metodologi penelitian.”

“If the Academic Advisor is required to generate research topics for all advisees, it will create an unsustainable advising load and dilute the pedagogical purpose of the research methodology course.”

Mahasiswa ibu harus mampu mengembangkan kemandirian dalam penelitian. You guys, must develop your own research independence. Eksplorasi topik dan formulasi judul yang merupakan penurunan dari focus and scope bidang ilmu adalah bagian dari pelatihan penelitian. Jika Ibu sebagai pembimbing yang menentukan topik, maka kalian sebagai mahasiswa nantinya akan kehilangan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan identifikasi masalah.

Seringkali pun, jika ada dan dikonsultasikan ke PA sebelum penyelesaian Matkul Metpen : 1) Judul mudah berubah karena minat penelitian mahasiswa masih berkembang; 2) Literatur yang dibaca belum cukup, banyak terjadi kasus, dimana hanya setelah mulai membaca literatur secara lebih serius, mahasiswa sering menemukan bahwa:

 topik tersebut sudah banyak diteliti,

 pendekatan yang digunakan kurang tepat,

 atau ada isu lain yang lebih menarik untuk dikaji.

Dan ini (maaf) adalah sangat umum terjadi, terlebih lebih ibu perhatikan pada gen Z. Judul yang dibuat sebelum membaca literatur secara memadai sering kali perlu direvisi. Sekarang ibu bertanya, bagaimana caranya ibu mengetahui top journals/dan literatur di bidang yang kalian yang berbeda misalnya? Ibu hardly ada waktu enough, untuk cover publikasi terbaru di bidang ibu, let alone in your fields. Ini akan jadi tantangan/challenge buat kemandirian kalian.

3) Kematangan metodologis belum terbentuk.

Tanpa pemahaman metodologi yang cukup, judul yang dibuat sering tidak selaras dengan metode penelitian yang seharusnya digunakan. Akibatnya, judul tersebut harus diubah kembali setelah mahasiswa memahami metodologi penelitian secara lebih baik.

Sekali lagi sudut pandang ibu, konsultasi ke PA yang dilakukan tanpa persiapan awal seperti yang dijelaskan di atas sering kali menjadi tidak perlu dan kurang efektif.


Kesimpulannya : 

Topic discovery = research training responsibility

Academic advising = academic progress responsibility

Maaf, secara administratif. Hingga murid melewati tahap : Metodologi Penelitian, maka bagi ibu ia belum menunjukkan kesiapan untuk melaksanakan penelitian. Simple as that,

Sehingga, yang harus kalian fokuskan sekarang adalah, selesaikan dengan sebaik-baiknya terlebih dahulu semua mata kuliah termasuk metodologi dengan baik dan hasilkan ide penelitian awal sebelum memintakan pembimbingan. Minimal, jangan sampai ada lagi yang ke Ibu, menggunakan judul kuantitatif untuk riset penelitian qualitative (ini basic). 

Most dan Best scenario yang pernah ibu layani berupa, hasil output Proposal dari Kelas Metpen (kalau kalian berkeinginan untuk melanjutkan riset tsb), you may show it to me, dan kita perbaiki, revisi mana yang perlu, dan kembangkan bersama starting from Draft Bab I s/d Bab III yang telah ada. Sehingga paling tidak, kita sama-sama ada pijakan sebelumnya. Dan jika nantinya ibu terseleksi kembali menjadi Dosen Pembimbing (Skripsi) oleh Pihak Berwenang (dalam hal ini Jurusan), maka ibu tentunya akan lebih siap menemani kalian, di tahapan academic flow yaitu bagian Thesis Supervision / Bimbingan Skripsi dimana kalian sebagai Mentee/Supervisee punyak hak untuk diberikan more or less 6x pertemuan pembimbingan sebelum mantap untuk maju di sidang nantinya.

Tentunya, jika sebagian PA bantu memilihkan topik dan formulasi judul nantinya kita secara tidak langsung telah menyebabkan :

• Sebagian mahasiswa akan memperoleh bantuan yang lebih besar dibandingkan mahasiswa lain;

• Hal ini berpotensi menimbulkan ketimpangan dalam proses pengembangan penelitian antar mahasiswa.

But –it's okay! No one got hurt. We proceed, dan life moves on. No big deal memang. 

Tetapi tolong perhatikan kebijakan Ibu berikut jika kalian hendak konsultasi perihal judul, setelah pemaparan panjang ibu diatas : 

>> Baca Dokumen “ Kebijakan Internal :

FORMULASI IDE, REFERENSI AWAL, DAN PEMBUATAN JUDUL SKRIPSI MAHASISWA METPEN/SEMPEN”


Tata Tertib Kelas
7 days ago | novita

Kebijakan Internal FORMULASI IDE, REFERENSI AWAL, DAN PEMBUATAN JUDUL SKRIPSI MAHASISWA METPEN/SEMPEN

1.     Kebijakan Ibu Soal Konsultasi Judul Awal (Opsi 1)

“Silakan kita diskusikan judul skripsi, tetapi sebelum konsultasi mahasiswa perlu mengikuti steps (sebagaimana bimbingan yang lain) dan juga menyiapkan beberapa bahan awal.”

1.     Silakan masuk grup Bimbingan / Wagrub tersedia informasi khususnya jadwal rutin ibu dikampus.

2.     Baca Tata Tertib Grup dan Informasi Penting lainnya sebelum mengutarakan kepentingan.

3.     Cek availability ibu via channel grup tersebut, sehingga yang lain juga bisa bersiap diri dan mengatur jadwal konsultasi yang berbarengan jika perlu.

4.     Pastikan untuk memohonkan pertemuan di jadwal yang telah ditetapkan secara resmi berdasarkan SE (Surat Edaran) dari Fakultas.

5.     Idealnya konsultasi dilakukan secara berkelompok sehingga informasi tidak terulang. Silakan menetapkan jadwal melalui satu orang perwakilan.

6.     Sesi konsultasi judul ini akan ibu hitung sebagai 1 kali bimbingan, yang nantinya akan didokumentasikan dengan rapi dalam catatan bimbingan skripsi.

7.     Be responsive dalam komunikasi dua-arah. (etis)

8.     Proaktif dalam menyiapkan berkas dan hal-hal lain yang perlu disiapkan untuk Sesi Pembimbingan. (good work habit)

Silakan dipersiapkan terlebih dahulu, nanti kita diskusikan bersama. Standar ya. Not too hard. Kemudian, konsultasi dengan Ibu di posisi sbg PA dapat dilangsungkan setelah mengatur skedul diatas dengan membawa* :

1️⃣minimal 3 ide topik penelitian

2️⃣ 3–5 artikel bacaan yang relevan berkaitan dengan topik tersebut.

3️⃣ Permasalahan penelitian dalam 1 paragraf

*tentatif. Ini penting untuk memudahkan kita dalam memformulasi judul di tahapan konsultasi judul awal. (Tanpa ini mohon maaf, maka pertemuan pembimbingan akan ditunda.)


 

Refer : TEMPLATE FORM KONSUL BIMBINGAN JUDUL

(Lampiran 1.0 - Form Diskusi Bimbingan Judul >< PA)

Berikut Form telah menyelesaikan Bimbingan Judul bersama PA. Untuk diserahkan sebagai Laporan tertulis ke Prodi masing-masing dan sebagai catatan historis kita bersama.

 

2.     Alternatif Kebijakan Ibu Soal Konsultasi Judul Awal (Opsi 2)


Solusi lain, Ibu akan menghadirkan sebuah kegiatan pengabdian berupa “Pre-Thesis Clinic” atau “Research Idea Workshop”. Ibu berharap ini dapat memberi Solusi atas PA bottleneck problem.

Buat ini jadi pengabdian Masyarakat. Datangkan audiensi (mahasiswa yang memiliki keingintahuan yang sama akan bagaimana mencetuskan sebuah ide judul penelitian yang baik dan benar). Ibu bisa menyumbang konsumsi sederhana. Kalian (bimbingan PA ibu, menjadi Panlak) bantu sediakan absensi, dokumentasi, dan lebih bagus lagi (jika memungkinkan) set-up media hybrid yang nantinya juga memberikan sumbangsih bagi Masyarakat luas yang ingin mengakses secara digital di lain waktu.

Berikut yang menjadi Topic Pembahasan di Workshop yang ibu usulkan diatas :

 

The “Guided Self-Discovery” Strategy

Disini ibu akan force kalian to think, dan bukan necessarily untuk spoon-fed topik penelitian

Beberapa pertanyaan yang ibu dapat komunikasikan dengan peserta antara lain:

  • “Bidang apa yang paling Kamu minati selama kuliah?”
  • “Mata kuliah mana yang paling Kamu kuasai?”
  • “Isu ekonomi apa yang menurut Kalian menarik untuk diteliti?”

Jika jawabannya adalah tidak tahu”, maka kita akan masuk ke tahapan ekplorasi literatur dan isu yang kalian minati terlebih dahulu secara bersama-sama. Ibu akan mendemonstrasikan riset skills, skim-reading, dan cara menavigasi top journals/referensi terpercaya yang ada di bidang yang kalian minati. Extra work memang, namun tidak apa asal dikemas menjadi sebuah Pengabdian Masyarakat bagi ibu. Lalu, setelah ada beberapa ide, kita bisa diskusikan kelanjutannya. Hal ini penting untuk menjaga tanggung jawab tetap berada pada kalian sepenuhnya, sebagaimana keharusan semua calon strata satu.


 

Bimbingan ibu pada umumnya memilki research area sebagai berikut :

Untuk Bidang Ekonomi :

  • Islamic finance stability
  • SME digitalization
  • financial inclusion
  • behavioral economics

Kalian bebas menggunakan mindmap untuk mempermudah. Contoh yang dibawah, adalah untuk bidang keilmuan Teologi dan Antropologi:

Di akhir sesi, harapannya kita akan telah menghasilkan bersama-sama yaitu:

ü 1️⃣minimal 3 ide judul penelitian yang benar dan sesuai

ü 2️⃣ 3–5 referensi artikel atau bacaan yang relevan dari sumber terpercaya.

ü 3️⃣ rumusan penelitian yang jelas 

Tata Tertib Kelas
7 days ago | novita

FORM KESIAPAN KONSULTASI JUDUL SKRIPSI

Mata Kuliah/Sempen (coret yang bukan) : Metodologi Penelitian

Formulir ini wajib diisi sebelum konsultasi ke Dosen PA (Novita Alfinuri B.Sc., M.A.)

*Mahasiswa yang belum mampu menjawab pertanyaan berikut dianggap belum siap melakukan konsultasi judul.



1. Identitas Mahasiswa

Nama :

NIM :

Program Studi :

Kelas Metodologi Penelitian :



2. Topik Penelitian

Tuliskan satu bidang utama penelitian yang ingin kamu tekuni yang selaras dengan Jurusan yang kalian ambil.

Bidang:

.............................................................

Alasan memilih bidang tersebut (maks. 4 kalimat):

.............................................................




3. Fenomena / Masalah Penelitian

Jelaskan fenomena nyata yang melatarbelakangi penelitian.

Minimal 4–5 kalimat.

.............................................................




4. Judul Penelitian Sementara

Tuliskan 1-3 judul utama berdasarkan urutan yang paling kamu yakini kebenaran dan kesesuaiannya :


Judul A:

.............................................................

Judul B:

.............................................................

Judul C:

.............................................................





5. Pertanyaan Penelitian

Apa pertanyaan utama penelitian yang kamu teliti ?

.............................................................




6. Variabel atau Konsep Utama

Sebutkan konsep/variabel utama dalam penelitian yang kamu usung.

Variabel / Konsep 1 :

..............................

Variabel / Konsep 2 :

..............................

Hubungan yang ingin diuji (jika quants) / dianalisis:

..............................



7. Objek Penelitian

Siapa atau apa yang akan diteliti?

Objek penelitian:

.............................................................

Lokasi penelitian:

.............................................................



8. Metode yang Direncanakan

Jenis penelitian:

☐ Kuantitatif

☐ Kualitatif

☐ Mixed Method

Jelaskan secara singkat alasan memilih metode tersebut:

.............................................................




9. Literatur Awal

Tuliskan minimal 3 artikel/jurnal ilmiah yang sudah kamu baca terkait topik ini.

  1. ........................................................
  2. ........................................................
  3. ........................................................



10. Fokus Konsultasi dengan Dosen

Apa yang ingin kamu klarifikasikan ke ibu dalam sesi konsultasi nanti? Tulis pertanyaan singkat sementara berikut :

  1. ........................................................
  2. ........................................................
  3. ........................................................



Pernyataan Mahasiswa

⃝ Saya telah membaca literatur awal dan menyusun ide penelitian secara mandiri sebelum melakukan konsultasi.

Nama:

Tanggal:

Tanda tangan:



Aturan Konsultasi Judul

  1. Formulir harus diisi lengkap sebelum konsultasi.
  2. Formulir kosong atau tidak jelas tidak akan dilayani.
  3. Konsultasi bertujuan memperbaiki ide penelitian, bukan mencari ide dari nol.


^

Already a member? Login.

Place this code where you want the questions and answer appear on your website.

<div class="faq-container"></div><script channelShortName="tata-tertib-kelas" id="faq-question-list-script" src="https://static.faqabout.me/widgets/question-list-widget.min.js"></script>
Click to copy